
Aksi FPI palsu di Patung Kuda, Jakarta Pusat, yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024 menuai polemik. Banyak pihak yang mempertanyakan izin dari kepolisian terkait aksi FPI palsu tersebut.
Belakangan muncul pertanyaan apakah Polda Metro Jaya memberi izin aksi tersebut?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, aksi unjuk rasa yang bertajuk mengusung Anies Baswedan sebagai Presiden 2024-2029 itu tidak memiliki izin.
"Kalau izin daripada demo dari FPI reborn itu enggak ada," kata Zulpan saat dihubungi, Rabu (8/6).
"Karena kan itu (FPI Reborn) tidak terdaftar di KemenkumHAM, tidak terdaftar sebagai ormas," tambah dia.
Saat disinggung apakah polisi akan memeriksa aksi itu, Zulpan belum mau berkomentar banyak. Dia meminta waktu untuk mendalaminya.
"Nanti ya, kalau itu, kita masih dalami dulu," tuturnya.
FPI sudah menegaskan surat ajakan untuk demo mendeklarasikan Anies sebagai capres itu hoaks. Hal yang sama juga disampaikan Ketua PA 212 Slamet Maarif dan para pengurus PA 212 lainnya.
Recent Posts
- Cockpit voice recordings of UPS cargo crash reconstructed using NTSB files
- The Managers in the Middle: When the Leadership Layer Gets Left to Chance
- Abby's Ramp Ramble – Fuel Price Crisis
- VIP Completions delivers Dassault Falcon 2000EX EASy with luxury updates
- Sole supplier of Eclipse 500 and 550 parts is going out of business







Recent Comments