Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan beras pada Maret, April dan Mei mendatang dalam kondisi aman. ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terkait stok beras pada masa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Mentan mengatakan kepastian tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait panen raya padi yang berlangsung mulai Maret tahun ini.
“Insya Allah sesuai dengan data BPS, kebutuhan beras kita untuk Maret, April dan Mei dalam kondisi aman. Untuk kebutuhan Juni kita bisa menghitung dari pertanaman sekarang,” ujar Amran melalui keterangan tertulis, Sabtu, (9/3).
Ia mengatakan setidaknya harus ada pertanaman satu juta hektare setiap bulan pada Maret, April dan Mei untuk memnuhi kebutuhan beras pada Juni hingga tiga bulan setelahnya. Hitungan pertanamannya adalah, Maret satu juta hektare, April satu juta hektare dan Mei satu juta hektare.
Baca juga : Panen Raya tidak akan Turunkan Harga Beras secara Signifikan
“Kita harus menanam minimal satu juta hektare per bulan. Kalau satu juta hektare per bulan berarti produksinya bisa 3 juta sampai 3,5 juta ton. Sedangkan kebutuhan kita hanya 2,5 juta ton. Artinya beras kita surplus,” klaimnya.
Sementara itu, Mentan mengatakan bahwa produksi yang melimpah pada tahun ini kurang lebihnya akan memberi pengaruh besar pada penurunan harga beras di pasaran. Meski demikian, dia berharap penurunan tersebut tidak terjadi pada hasil panen raya gabah petani.
“Maret harga beras pasti turun. Aku pastikan turun. Kalau ada yang bilang beras mahal hari ini sudah turun, aku pastikan turun dan ramadhan aman, idul fitri aman, lewat dua bulan idul fitri masih aman. Nah kalau mengatakan Juni kita lihat tanam hari ini,” tandas Amran. (Z-11)
Recent Posts
- ASEANTA Awards: “Keberlanjutan “ bukan Fitur Tambahan, tetapi Nilai Inti Destinasi
- FedEx announces MD-11 return date after UPS retires its fleet
- Bain Capital enters FBO sector and acquires APP Jet Center
- Hollywood Burbank Airport at risk of a midair collision, according to NTSB
- Carbon Cub crash in Idaho kills TV meteorologist and Youtuber







Recent Comments