Kementan Siap Gelar TOT untuk Tingkatkan SDM Pertanian


INFO NASIONAL – Kementerian Pertanian siap menggelar Training of Trainer (TOT) dengan tema “Pertanian Ramah Lingkungan” pada 28-30 Juni 2022. Kegiatan ini ditujukan untuk widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan SDM pertanian.

TOT sesuai amanat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bahwa untuk memajukan pertanian dibutuhkan kemauan yang kuat dengan tidak mengandalkan anggaran. “Dalam hal ini, perlu diterapkan mind setting agenda dan agenda intelektual. Hasil segala upaya ini harus diteruskan kepada para penyuluh, petani dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya. 

Mentan mengajak para insan pertanian di pusat dan daerah terus mengawal dan mendukung program-program dan kegiatan pertanian secara maksimal, dengan teknologi yang sesuai, spesifik lokasi, aman, efektif, dan efisien.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan saat ini Indonesia bisa disebut sudah mengalami swasembada pangan. 

“Selama ini kita lebih ke arah kuantitas, dengan prinsip keberlanjutan suka tidak suka kita harus mempertimbangan kualitas. Pasar global ingin produk pertanian berkualitas, aman, bersih, bebas dari residu pestisida. Salah satunya adalah dengan cara menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan,” kata Dedi.

Ia menambahkan, keamanan pangan menjadi kunci yang sangat penting untuk diperhatikan. “Untuk itu, produk pangan harus bebas dari bahan pencemar yang dapat mengganggu kesehatan manusia baik secara cepat maupun lambat,” ucapnya.

Pertanian ramah lingkungan, Dedi melanjutkan, memperhatikan aspek ekologi dan sosial ekonomi untuk menjamin produktivitas lahan dan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan bagi kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup petani

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Lely Nuryati, menjelaskan lebih lanjut mengenai pelaksanaan ToT Training of Trainer (TOT) dengan tema Pertanian Ramah Lingkungan.

“Lewat TOT, peserta kita harapkan mampu menyusun materi dan bahan ajar tentang Pertanian Ramah Lingkungan,” ujar Leli saat sosialisasi mengenai TOT yang diikuti oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanian, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Kepala Pusat PPMKP Ciawi, serta 1.000 orang peserta melalui Zoom dan YouTube.

Peserta TOT, Leli melanjutkan, diharapkan juga mampu menyampaikan materi dan bahan ajar kepada peserta pelatihan. (*)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »