AMMAN, bisniswisata co.id: Direktur Jenderal Pusat Penelitian dan Informasi Kamar Dagang Islam (ICRIC) Mohammadreza Karbasi telah menyatakan bahwa Iran dapat meningkatkan pertukaran perdagangannya dengan Malaysia dengan meningkatkan pengiriman produk halal ke negara tersebut.
Dilansir dari menafn.com, saat memberikan sambutan dalam pertemuan dengan pejabat Departemen Audit Nasional Malaysia belum lama ini, Karbasi mencatat bahwa pengiriman Iran ke Malaysia sangat sedikit dibandingkan dengan impor dari negara ini, dikutip dari portal of Iran Chamber of Commerce, Industries, Mines and Agriculture (ICCIMA)
“Nilai impor Iran dari Malaysia tahun lalu sekitar US$565 juta sedangkan ekspornya hanya US$82 juta dolar,” katanya.
Menurut perwakilan tersebut, kemungkinan pengiriman produk Iran jauh lebih tinggi dari angka tersebut, dan ada kemungkinan menyamakan pertukaran antara Iran dan Malaysia dengan memanfaatkan peluang pengiriman makanan halal.
Dia menghimbau perusahaan Iran yang aktif di industri makanan untuk menjadi anggota ICRIC dengan tujuan menggunakan layanan khusus untuk pengiriman ke negara-negara Islam.
“Untuk mengurangi ketidakseimbangan perdagangan kedua negara, ada baiknya pihak berwenang Malaysia mendukung impor barang-barang yang dapat dijual di pasar Malaysia, termasuk barang-barang yang tunduk pada sertifikasi halal atau barang-barang lainnya. dituntut di negeri ini. kata Karbasi.
Recent Posts
- Blackhawk Group adds Silver Sky Aviation in Alaska to service network
- California Aeronautical University named a top online college for 2026
- Premier Aircraft announces it has been appointed as the North American Platinum Distributor for New Diamond Aircraft Parts
- Jet Access welcomes aviation industry veteran David Deitch as Executive Vice President of Sales
- Daher’s environmental efforts are recognized with a “Leadership” rating from the CDP organization







Recent Comments