Nomiko saat menerima apresiasi penghargaan di Ho Chi Minh City, Vietnam dari Bob, CEO Hietour Vietnam belum lama ini.
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Julukan wanita super sibuk agaknya tepat untuk Nomiko Sari Mayang, Chief Executive Officer RAC Indonesia, salah satu peserta Vietnam is Caling saat berjumpa di Ho Chi Minh City beberapa waktu lalu.
Bos yang satu ini memang super sibuk tapi sama sekali tidak menunjukkan orang yang sibuk. Tutur katanya lembut, sikapnya santai dan mudah membaur dengan peserta lainnya meski perusahaan perjalanannya melayani masyarakat papan atas dengan pelayan terpadu termasuk yang membutuhkan penerbangan private jet.
Sebagai penyedia layanan perjalanan terlengkap di pasar, Nomiko memastikan klien dapat memenuhi semua kebutuhan perjalanan mereka mulai dari dokumen (visa, asuransi) hingga logistik (transportasi, akomodasi, paket tour di satu tempat.
Ternyata Nomiko sebagai istri dan ibu bos masih bisa bersosialisasi dan ikut beragam organisasi profesi terutama di industri pariwisata. Paket wisatanya beragam di dalam dan luar negri bahkan termasuk perjalanan ibadah seperti Umroh.
Tak tangung-tanggung, dia juga aktif sebagai pengurus Indonesia Tour Leader Moslem Association. Lain waktu Nomiko menghadiri B to B dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia ( ASPPI) , menjadi perwakilan usaha perjalanan Turki untuk Indonesia serta sibuk konferensi soal travel ke China dan berbagai negara lainnya.
Dia juga kerap memenuhi undangan dari kedutaan besar Uzbekistan di Tasken untuk berkolaborasi menjaring wisatawan Uzbekistan ke Indonesia dan sebaliknya dari Indonesia ke Uzekistan. Aktivitasnya termasuk memenuhi undangan tour operator Vietnam untuk travel trade dan peluang investasi selama seminggu.
Wanita berdarah Minang ini juga menjadi pengurus DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) menangani hubungan internasional.“Sebagai entrepreneur saya memang aktif dalam pengembangan neworking. Jadi kalau memiliki jaringan yang luas, banyak peluang dan terus belajar,” ungkap Nomiko.
RAC Indonesia didirikan lebih dari 10 tahun yang lalu dan awalnya perusahaan ini fokus pada layanan sewa jet pribadi untuk segmen premium. Seiring waktu, RAC Indonesia telah berkembang dan memperluas layanannya ke
berbagai sektor, termasuk tour Umrah, layanan tiket dan hotel (Viscon), asuransi perjalanan, dan proyek B2B.
“Slogan kami Satu untuk Semua dan Semua untuk Satu. Soalnya traveling jangan dibuat ribet karena itu dengan pengalaman lebih dari satu dekade, RAC Indonesia tetap berkomitmen untuk menyediakan solusi perjalanan eksklusif, andal, dan terintegrasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan.” tegasnya.
Cita-citanya tak muluk-muluk yaitu menjadikan RAC Indonesia sebagai pilihan pertama dan terakhir bagi semua orang dalam menangani semua kebutuhan perjalanan mereka.
“Jadi mau perjalanan bisnis, leisure atau perjalanan ibadah kami tangani tanpa klien harus repot dengan menyediakan semuanya di satu tempat,” kata Nomiko.
Sebagai seorang traveler, Nomiko mengutamakan solusi perjalanan terpadu,
membangun reputasi layanan dengan keunggulan membangun reputasi yang kuat untuk keandalan, keahlian, dan layanan pelanggan di semua divisi bisnis.
“ Saya sendiri juga hobi berwisata dan tahu pasti kebutuhan klien termasuk women traveler yang lagi ngetrend di seluruh dunia. Jadi soal kepuasaan pelanggan bukan bahasa brosur tapi menjadi keandalan kami,” katanya bersungguh-sungguh.
Untuk tahun 2026 ini RAC Indonesia berupaya untuk mengoptimalkan semua lini bisnis terutama dengan Turkey Travelshop dan berupaya membuka City Tours di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Indonesia Timur.
Arahan Ayahanda Tercinta
Nomiko Sari Mayang merupakan anak ke tiga dari alm Drs Iskandar Rosa SAP yang merupakan pensiunan dari Kantor Gubernur Sumatra Barat dengan ibu bernama Syafrida.
Lahir di Padang, Sumatra Barat, usai tamat SMA sang ayah berharap anak gadisnya bisa berkomunikasi cas cis cus berbahasa Inggris.
Soalnya bahasa Inggris menjadi bahasa internasional. Oleh karena itu sang ayah berharap Nomiko bisa bekerja di kedutaan asing dan luas pergaulan di mancanegara.
Kesederhanaan sang ayah yang seorang pegawai negri sipil ( PNS) meski tidak melalui jalur Departemen Luar Negeri maupun Kedutaan RI di mancanegara kelak membawa Nomiko menjalani karirnya sendiri.
“ Selepas SMU almarhum papa menginginkan saya berkuliah di jurusan bahasa asing karena beliau ingin saya aktif berkomunikasi dan aktif di kedutaan-kedutaan besar agar bisa punya hubungan dengan masyarakat internasional,” jelasnya lagi.
Akhirnya Nomiko kuliah di jurusan Sastra Inggris Universitas Pakuan Bogor. Namun selepas kuliah langsung bekerja di perusahan yang bergerak di maskapai penerbangan nasional dan berlangsung sampai 7 tahun.
“Selama disini banyak ilmu yang saya dapat tanpa bersekolah di bidang transportasi udara seperti paham tiketing, reservasi, sales dan marketing di Garuda Indonesia,”
Tergolong suka mencari tantangan baru, setelah tujuh tahun mengabdi, Nomiko pindah ke perusahan penerbangan private jet non regular Indonesia Air Transport. Benar saja di perusahaan ini Nomiko mendapatkan ilmu baru mulai dari membuat file dokumen untuk tender kontrak jangka panjang dengan perusahaan minyak.
“Charter helicopter maupun fixed wing untuk di lepas pantai, menangani penerbangan charter hingga inflight service seperti catering, cost crew preparation, hitung jam terbang dan terjun langsung ke airport dan kordinasi dengan bagian ground handling dan bagian operasional lainnya,” katanya bersemangat mengenang masa-masa itu.
Soal operasional sampai urusan pesawat berangkat ( departure ) maupun mendarat (landing ) membuatnya paham Standard Operation Procedur ( SOP) dan disinilah Nomiko mulai kenal dengan beberapa operator private jet, kata Nomiko yang mau mempelajari hal-hal secara detil dan teknis.
Merindukan jam kerja kantoran yang tetap, tahun 2015 dia pindah ke VFS Global, perusahaan yang menjadi visa application center di Kuningan City Mall. VFS merupakan frontliner atau bagian terdepan kedutaan bagi yang ingin mengurus visa turis maupun visa bisnis.
“ Nah disini saya dapat ilmu lagi dan selalu berinteraksi dengan management internal secara global. Setelah hampir 10 tahun bekerja di satu tempat, di tahun 2024 bulan april saya memutuskan untuk resign dan menyatukan semua pengalaman kerja dan hobi travelling yang saya tuangkan dalam sebuah perusahaan jasa travel,” jelasnya.
Konsep yang diusungnya adalah exclusive untuk melayani jasa visa concierge, penyewaan private jet, MICE, leasure , private tour dan umrah yang dijadikan satu di RAC Indonesia. Usahanya ini punya tiga kepanjangan nama dari Rajawali Air Charter Indonesia untuk yang private jet, kemudian Rajawali Asistence Center untuk tour dan visa dan terakhir adalah Rahadatul achyar untuk umrah.

Pepatah yang menyatakan Banyak Jalan Menuju Roma berlaku bagi Nomiko Sari. Mayang. Meski sang papa membayangkan karir anaknya bisa dimulai dengan menguasai bahasa Inggris dan kerja di kedutaan. Maka dia menapaki jalan karirnya sendiri.
Kiasan itu maknanya dalam kehidupan adalah banyak cara untuk mencapai tujuan yang sama. Tidak harus satu metode saja, tidak harus mengikuti cara orang lain. Intinya bisa juga ditafsirkan jangan pernah menyerah kalau satu cara gagal, masih ada banyak jalan lain. Siapa sangka harapan sang ayah terwujud karena tujuannya sama meski jalannya boleh berbeda.
Setelah melanglang buana ke berbagai benua, ibu tiga anak lelaki yang sudah beranjak remaja yang duduk dibangku sekolah menengah atas, sivtenga duduk di bangku SD dan terkecil usia tiga tahun, urang awak yang suka gulai kepala ikan dan penggila durian ini ingin hidup tenang.
Cita-citanya juga sederhana yaitu sukses menjadi istri, ibu dan pengusaha yang bermanfaat untuk umat. Suaminya yang juga terjun ke usaha travel agent sangat mendukungnya untuk sukses.
“ Hal penting dalam hidup adalah sesuai dengan doa-doa yang dipanjatkan di Padang Arafah ketika berhaji tahun 2025 lalu, menjadi keluarga Samawa, bisa membahagiakan keluarga,” kata Nomiko.
Selamat hidup di dunia dan akhirat menjadi harapan tiap Muslim dan Nomiko berharap selama sisa hidup diberikan keberkahan serta dapat bermanfaat untuk orang lain serta menjadi hajjah yang mabrurah dan di dikelilingi orang-orang baik.
Di akhir pembicaraan lewat WA dan voice note, wanita cantik yang stylist ini rupanya tengah berada di Tokyo untuk urusan bisnis. Masya Allah, alhamdulillah, jarak tidak lagi masalah karena kecanggihan teknologi telah memungkinkan baginya untuk menyelesaikan tugas di ujung dunia sekalipun. Terima kasih Ya Rabb dipertemukan hamba-hambaMu yang terbaik.
Recent Posts
- Ketika Nomiko Sari Mayang Mewujudkan Harapan Ayah
- ACI Jet installs 900 solar panels to power California FBO and repair stations
- Beechcraft aircraft makes emergency landing on road in Georgia
- Cutter Aviation appoints Nicholas A. Charles as Chief Pilot
- ALTEA delivers new Falcon 6X aircraft to Department of Defense in Ireland







Recent Comments